Saturday, September 5, 2009

my new glasses (1)

It's been almost 20 years since the doctor advised me to have a pair of glasses. I did remember what I felt on the very first day of wearing a pair of square shaped black framed glasses: disliked the shape, hate the color. It was funny and not cool at all. Being such an awkward country girl who didnt know how to agree and disagree upon a friend' taste was terrible, and it was me, right on the time when I had to decide which one to purchase!

Ya sudah. Kacamata pertama bertahan beberapa tahun. But then I got bored of it. and I just discharged the spectatcle, pecah ato patah. Entah ga inget. Trus bertahun-tahun ga usah pake kacamata aja deh. Malah pake contact lens. Kacamata kedua, warna emas. Mulai pake yang rimless. Lumayan PD. tapii...hilang, jaruh dijalan beserta case-nya. Kacamata ketiga, rimless lagi. hmm...patah karena sering dipake sampe ketiduran...keempat, lama banget aku pake. Meski udah ga simetris lagi, tetep aja aq bertahan. Habis..dulu belinya lumayan mahal. Tapi...nasibnya juga harus berakhir tragis, jatuh dilantai dan keinjak. Hah..!! Jadi harus ganti lagi, kacamata kelima. Hampir setahun aq pakai ini. Cinta banget, jadi meski udah cuwil dikit, nekat aja aku pake..eh..4 hari yang lalu keinjak juga. hancur..

Heran..kenapa sih kakiku ini. Hobi banget injak2 kacamata..

Jadilah, rabu kemaren (2/09/09) ke optometrist. Terpaksa. Beda dengan Yogya, toko kacamata di Australia mengharuskan kita periksa mata di optometrist dulu. Kalo nggak, bisa juga bawa prescription yang terakhir, atau bawa lensa-nya untuk di cek ulang.

Karena ga punya prescription, juga lensa lama udah di tempat sampah, terpaksa deh periksa di optometrist. 64 dollar booowww...

Seperti biasanya kalo kita di toko, optometrist mulai dengan menge-set huruf yang menyala di panel di dinding yang berjarak, mm..berapa ya..5 ato 6 meter depan kita. 3 deret abjad diminta baca, dengan mata kanan, dan ganti dengan mata kiri. Lanjut dengan periksa apakah ada astigmatia. Cylindris ato nggak. Lirik pojok kanan atas, lirik pojok kiri atas, lihat lurus pada titik cahaya, dan lihat garis merah lurus yang tepat melewati tengah titik. "Is it above, under or through the circle?". Yaahh..jelas banget "through the circle" dong. Si optometrist angguk2 and bilang "good'. Hmm..mata aq ngga cylindris. Coba lensa 2 kali untuk masing2 mata..dah. ketemu deh. Mata kiri minus 3 dan mata kanan minus 2,5.

Keingat ketika 10 bulan lalu periksa di toko optik di Yogya. Mbak optometrist-nya (?) uh..galak banget. Cobain lensa berkali2..dari minus setengah sampe minus 3. Orang udah bilang aku mo coba antara 2,5 sampe 3, nekaadd aja dia paksain liat pake lensa minus 2. sebel...saking gonta ganti, malah binun yang mana yang lebih jelas.

kacamata udah jadi kemarin. tapi belum ambil. Ntar ah, aku ceritain lagi

No comments:

Post a Comment