Candi Cetho dan kebun teh
Seorang ibu yang kami tanya memberi petunjuk: terus aja,nanti sampai pasar kemuning belok kiri. Dari pasar Kemuning ini,jarak tempuh kecandi cetha cuma 5 km. Pemandangannya…? Waaa..kebun the yang membentang di seluruh perbukitan! Tapi pengemudi harus waspada betul, jalan sempit, curam menanjak dan bahkan di beberapa titik,kelokan terjal berbentuk nyaris U dengan lebar jalan yang passs untuk 2 mobil. Tiga tahun lalu,ketika kantorku mengadakan ladies’ trip..whaa..seisi mobil berteriak2 ngeri..Aku malah sesekali merem saking takutnya. Hiiyy..horror banget deh. Sowan ke Cetho untuk kali kedua, napas tetap belum bisa normal ketika mobil mulai dihadang tikungan2 tajam. Keringet dingin membanjir deeeehh..Di pinggir jalan yang sempit banget tuh, kok ya anak2 muda tuh berani bergerombolan nongkrong diatas motor, ato pacaran, ato makan bakso pikulan sembari menikmati indahnya hamparan tanaman teh…. Jangan pacaran disini ah. Asik sih,tapi..hah. Serem.
Setelah tanjakan tegaklurus yang terakhir..tadaaaa….gapura bentar penanda area masuk kompleks candi muncul begitu saja dihadapan kita. Tiket Rp. 2500 saja, dan siap mendaki. Menurut satu2nya papan keterangan yang ada, candi Cetho diperkirakan dibangun abad 14-15, dan keberadaannya dilaporkan ilmuwan Belanda di tahun 1842. Secara keseluruhan, ada 13 teras yang bersusun semakin tinggi ke belakang. Kompleks candi inimenghadap barat. Hmm…berarti menghadap gunung merapi dong; karena beby tinggal di delanggu- dimana matahari terbit dari balik Lawu dan tenggelam di balik Merapi Merbabu.
Berada di ketinggian 1400 dpl, bukit-bukit dengan kebun teh dibawah menyuguhkan pemandangan yang sungguh spektakuler. Indaaaahhh banget. Ga sia-sia deh sport jantung di sepanjang jalan mendaki kalo di puncaknya kita temukan tempat secantik ini.
Ketika aku berkunjung 3 tahun lalu, pengunjung masih di perbolehkan masuk tempat pemujaan tertinggi. Bisa jadi juga karena kami berkunjung pas dihari Nyepi 2006, maka gerbang dibuka sepanjang hari. Ketika itu umat hindu seputaran candi duduk atau tiduran bergerombol di pendopo2 kecil, berdiam di hari suci. Namun ketika kami berkunjung kemarin, teras tertinggi di kunci.
Dibelakang candi, ada sendang atau mata air kecil yang juga di sucikanoleh umat Hindu. Sayang, tempat ini kotor penuh lumut dan rumput, meski tetap saja digunakan. Taburan bunga mawar dibak air berpinggiran batu, sesaji, dan sebaran uang koin mestinya memiliki makna khusus. Tapi lagi2, tidak ada keterangan apaun tentang mata air yang bernama sendang Pundi sari tersebut.
Kondisi sendang tampak sangat kontras dengan kebersihan taman saraswati di sampingnya. Patung Saraswati yang cantik berwarna kuning berdiri ditengah pelataran. Pengunjung diharuskan melepas sepatu.
Candi Sukuh
Tak terasa waktu sudah bergulir ke pukul setengah satu siang. Kami bergegas balik ke parkiran dan mengarahkan kemudi ke candi Sukuh. Tidak ada petunjuk sama sekali dimana arah candi sukuh jika kita turun dari Cetho. Jadi ikutin aja jalan utama.Ketika sampai pertigaan yang sama besarnya, nah loh..bingung lagi. Terpaksa kembali bertanya kepada penduduk.
Mendung menggelayut ketika kami sampai si candi yang beken dengan ikon porno-nya. Rupanya gerbang pertama untuk memasuki candi juga dikunci. Namun pengunjung bisa melihat relief lingga dan yoni di lantai gerbang. Seorang pemandu wisata terlihat bersemangat sekali menceritakan seluk beluk candi. Tapi baru saja kami menapaki bagian luar, eeh…hujan turun deras. Berhamburanlah semua ke bawah pohon untuk berlindung. Ketika baju nyaris kuyup dan tidak ada tanda akan segera reda, dengan sedih kami tinggalkan candi sukuh. Ngga ada payung juga…
Sebelum pulang, kami mampir di Sukuh Cottage, yang hanya beberapa ratus meter di bawah candi. Menyeruput susu jahe dan cappuccino dan menyantap tempe tahu goreng sambil menatap jauh lembah dan bukit dibalik tirai air hujan….adakah yang lebih indah? Sayang, ketika matahari semakin condong kebarat, kami pun harus beranjak…
Shall return! Bersama orang tercinta melewatkan senja disini…haduh..merinding deh ngebayanginnya. Tante Anif bilang: yang mo honeymoon..cepet booking cottage ini…!!!
Foto lainnya bisa dilihat di lihat di address berikut: